Takut Dipenjara Seperti Korban di Lombok, Driver Shopee Food Pasrah Jadi Korban Begal

Table of Contents

STATUSBAPER.COM - Lantaran takut dipenjara, seorang driver Shopee Food pasrah jadi korban begal.   

Kepasrahan ini ia lakukan lantaran berkaca dari kasus yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di mana lantaran membela diri yang mengakibatkan dua pelaku begal, korban dijadikan tersangka dan dipenjara.  

Dalam keterangan persnya polisi meminta pemotor atau korban untuk tidak melawan begal karena bisa terancam penjara. Hal tersebut membuat dilema para pemotor yang kerap menjadi sasaran begal. 

Dikutip poskotajakarta.co.id dari FB Info Seputar Kriminal dan Lakalantas Terbaru, seorang driver Shopee Food jadi korban pembegalan. Seorang pemuda driver Shopee Food bernama Pandu jadi korban pembegalan.

Motor dan HP korban ludes dirampas begal, bahkan wajah korban sampai babak belur. Kasus pembegalan ini terjadi pada Rabu (13/4/2022) di Yogyakarta.

Seperti ra,ai diberitakan seorang pria di Lombok  tengah menjadi tersangka pembunuhan dua begal. Diketahui saat itu ia melakukan pembunuhan karena membela diri saat terjadi pembegalan di di jalan raya Desa Ganti, Praya Timur.

Setelah penetapan tersangka, Polres Lombok Tengah melakukan konferensi pers.

Saat Konpres tersebut, dalam video yang viral di media sosial terlihat seorang wartawan bertanya kepada polisi tentang bagaimana masyarakat harus bersikap saat menghadapi para begal.

"Tips bagi masyarakat yang ketemu begal di jalan seperti kronologi tadi agar mereka tidak membunuhnya itu gimana?" tanya seorang wartawan pada Wakapolres.

Menurutnya di negara Indonesia ini dilarang untuk main hakim sendiri karena itu juga merupakan tindak pidana.

Sumber : motorplus-online.com

Posting Komentar